News

Mengenal Peran dan Tujuan Ormas Berdasarkan Hukum di Indonesia

Jakarta (KABARIN) - Belakangan ini sempat heboh soal rumah seorang nenek di Surabaya yang dirusak oleh oknum mengaku dari organisasi kemasyarakatan. Tapi setelah ditelusuri, pelaku ternyata bukan anggota Ormas yang disebutkan.

Lalu, sebenarnya apa sih tujuan dan fungsi Ormas di Indonesia

Ormas bukan sekadar perkumpulan biasa. Organisasi ini punya peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan nasional. Karena itu, ada dasar hukum yang mengatur peran, tujuan, dan batas gerak Ormas supaya tetap sesuai aturan.

Intinya Ormas hadir untuk membangun bangsa, bukan bikin resah masyarakat. Baik pengurus maupun warga perlu tahu aturan mainnya supaya keberadaan Ormas tetap positif.

Berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2013, Ormas dibentuk atas inisiatif warga sendiri dan menghimpun orang-orang yang punya visi dan misi sama untuk berkontribusi pada pembangunan nasional. Ormas dijalankan secara mandiri, sukarela, dan demokratis, tanpa orientasi keuntungan. Selama tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, Ormas boleh punya ciri atau identitas khusus.

Jenis Ormas di Indonesia beragam, antara lain:

- Ormas sosial dan keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, dan GKI
- Ormas profesi dan ketenagakerjaan seperti IDI, PGRI, dan serikat buruh
- Organisasi pelajar dan pemuda seperti HMI, PMII, dan BEM SI
- Ormas lingkungan dan kemanusiaan seperti Walhi dan Greenpeace Indonesia
- Gerakan sipil dan advokasi seperti FKPPI dan AJI

Tujuan Ormas

- Menurut UU Nomor 17 Tahun 2013, Ormas dibentuk untuk:
- Meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat
- Memberikan layanan kepada masyarakat
- Menjaga nilai agama dan kepercayaan
- Melestarikan norma, budaya, etika, dan moral
- Menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam
- Mengembangkan semangat gotong royong, toleransi, dan solidaritas
- Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa
- Mendukung pencapaian tujuan negara

Fungsi Ormas

Selain tujuan, Ormas punya fungsi penting, antara lain:

- Menjadi wadah kegiatan bagi anggota
- Mengembangkan potensi anggota lewat pembinaan dan pelatihan
- Menjadi jembatan aspirasi masyarakat ke pemerintah
- Mendorong masyarakat lebih mandiri
- Memberikan layanan sosial kepada yang membutuhkan
- Berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan
- Menegakkan nilai moral, etika, dan norma di masyarakat

Peran dan Tantangan

Dalam praktiknya, Ormas jadi pilar pembangunan sosial sekaligus penopang stabilitas daerah. Mereka menyalurkan aspirasi masyarakat dan menjadi mitra pemerintah untuk menjaga ketertiban.

Sayangnya, masih ada oknum yang menyalahgunakan nama Ormas untuk kepentingan pribadi seperti intimidasi dan premanisme. Hal ini bertentangan dengan tujuan Ormas dan menimbulkan citra negatif.

Untuk mengembalikan kepercayaan publik, pengurus Ormas perlu konsisten menjalankan organisasi sesuai hukum dan fokus pada kegiatan sosial dan kemanusiaan. Di sisi lain, masyarakat harus kritis tapi objektif, melaporkan tindakan oknum, dan mendukung Ormas yang terbukti memberi dampak positif.

Dengan kerja sama yang baik antara Ormas, masyarakat, dan pemerintah, Ormas bisa jadi mitra yang dipercaya dalam menjaga stabilitas dan mendorong kesejahteraan sosial.

Pewarta: Putri Atika Chairulia
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: